Selasa, 02 Juli 2024

Jurnal Refleksi 1.4

 




Jurnal Refleksi

Budaya positif modul 1.4

Dwi Mingguan

Jurnal refleksi pada modul 1.4 ini saya akan memulainya dengan:

Eksplorasi konsep untuk Budaya positif, yaitu sebagai berikut:

1.4.a.4.1. Disiplin Positif dan Nilai-nilai Kebajikan Universal

• CGP dapat menjelaskan makna ‘kontrol’ dari paparan Teori Kontrol Dr. William Glasser serta miskonsepsi yang terjadi di kehidupan sehari-hari, dapat menjelaskan perubahan paradigma stimulus respon kepada teori control, dapat menjelaskan makna Disiplin Positif, dan mengamati penerapannya di lingkungannya, serta kaitan Teori Kontrol dengan 3 Motivasi Perilaku Manusia, menjelaskan pentingnya memilih dan menentukan nilai-nilai kebajikan yang akan diyakini dan disepakati seluruh warga sekolah, sehingga kelak tercipta sebuah budaya positif.

 

1.4.a.4.2. Teori Motivasi, Hukuman dan Penghargaan, Restitusi

• CGP dapat menjelaskan dan menganalisis Teori Motivasi serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya,dapat menjelaskan konsep hukuman dan penghargaan, dan konsep pendekatan restitusi,dapat melakukan pengamatan dan peninjauan atas praktik penerapan konsep- konsep tersebut di lingkungannya sendiri.

1.4.a.4.3. Keyakinan Kelas

• CGP dapat menganalisis pentingnya memiliki keyakinan sekolah/kelas sebagai fondasi dan arah tujuan sebuah sekolah/kelas, yang akan menjadi landasan dalam memecahkan konflik atau permasalahan di dalam sebuah sekolah/kelas, dapat menjelaskan proses pembentukan dari peraturan-peraturan beralih ke keyakinan kelas,dapat berpikir kritis, kreatif, reflektif, dan terbuka dalam menggali nilai- nilai yang dituju pada peraturan yang ada di sekolah mereka masing-masing.

1.4.a.4.4. Kebutuhan Dasar Manusia dan Dunia Berkualitas

• CGP dapat menjelaskan kebutuhan dasar dan menganalisis dampak tidak terpenuhinya kebutuhan dasar terhadap pelanggaran peraturan dan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai kebajikan

 

1.4.a.4.5. Restitusi - Lima Posisi Kontrol

• CGP dapat melakukan refleksi atas praktik disiplin, menerapkan disiplin restitusi di posisi Manajer, minimal pemantau agar dapat menghasilkan murid yang bertanggung jawab, mandiri dan merdeka,

1.4.a.4.6. Restitusi - Segitiga Restitusi

• CGP dapat dan menerapkan restitusi dalam membimbing murid berdisiplin positif agar menjadi murid merdeka, menganalisis dengan sikap reflektif dan kritis penerapan disiplin positif di lingkungannya.

Pada jurnal refleksi kali ini saya mengadopsi model 4C yang dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011). Model ini cocok untuk digunakan dalam merefleksikan materi pembelajaran.

1) Connection: keterkaitan materi yang didapat dengan peran Anda sebagai CGP

Pada modul 1.4 ini saya belajar tentang Budaya Positif, saya belajar tentang bagaimana membangun Disiplin Positif, mengetahui Teori Motivasi, bagaimana dengan Hukuman dan Penghargaan, bagaimana menciptakan Keyakinan Kelas, mengetahui apa saja Kebutuhan Dasar Manusia, dan bagaimana cara penyelesaian masalah menggunakan segitiga Restitusi.

Lalu "hubungan antara CGP dengan Budaya Positif" yaitu, Sebagai CGP yang diharapkan nantinya mampu menggerakkan rekan guru, komunitas dan lingkungan dalam membuat perubahan pendidikan, maka CGP harus memulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekatnya, yaitu sekolah tempat CGP mengajar. CGP harus bisa menjadi pelopor penumbuhan maupun penguatan budaya positif di lingkungan tempat mengajarnya.

2) Challenge: ide, materi atau pendapat dari narasumber yang berbeda dari praktik yang dijalankan selama ini

Budaya Positif sebenarnya sudah dipraktikkan di sekolah saya, namun setelah saya mempelajari modul 1.4 ini ditambah setelah mendapat penguatan melalui Elaborasi Pemahaman, ternyata banyak hal terkait dengan budaya positif ini yang perlu saya perbaiki langkah dan strateginya.

Diantaranya adalah tentang penghargaan dan kesepakatan kelas, selama ini saya beranggapan bahwa penghargaan yang saya praktekkan akan mampu menuntun murid untuk termotivasi dan terbiasa disiplin, tapi ternyata penghargaan itu memiliki dampak yang sama dengan hukuman. Sama-sama akan menggiring anak pada identitas gagal, penghargaan hanya akan efektif untuk jangka pendek. Selanjutnya mengenai kesepakatan kelas, awalnya saya membuat kesepakatan kelas itu hanya tentang bagaimana peraturan untuk belajar dengan saya sebagai guru mata pelajaran akan tetapi setelah mempelajari modul ini ternyata kesepakatan kelas itu memiliki makna yang sangat luas bahkan mulai hari ini saya menggunakan kesepakatan kelas ini sebagai permulaan atau dasar terjadinya budaya positif di sekolah jadi saya membuat kesepakatan bukan hanya tentang belajar dengan saya namun juga mengenai segala kegiatan yang dilakukan murid di kelasnya.

3) Concept: konsep-konsep utama yang dipelajari dan dianggap penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak

Cukup banyak konsep penting dari modul 1.4 yang harus kami pelajari dan kembangkan sebagai CGP salah satunya yaitu, penyelesaian masalah dengan restitusi.

Kalau Ki Hajar Dewantara menganalogikan guru bagaikan petani, tentunya dibutuhkan kepandaian dalam memilih dan menyusun strategi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, sesuai dengan yang diharapkannya. Begitu juga dengan permasalah dalam kelas/sekolah pasti akan selalu ada, disinilah tugas guru diuji bagaimana guru memposisikan diri dan menemukan cara menyelesaikan permasalah dengan bijaksana yang mengedepankan win-win solution.

4) Change: perubahan dalam diri yang ingin dilakukan setelah mendapatkan materi pada modul ini 

Perubahan yang ingin saya lakukan segera dalam menumbuhkan Budaya Positif di sekolah adalah menempatkan diri pada posisi kontrol sebagai manajer, mengajak murid-murid untuk membentuk keyakinan kelas sebagai landasan mereka dalam berperilaku, menyelesaikan segala permasalahan melalui pendekatan restitusi dengan langkahnya segitiga restitusi. Memang tidak mudah untuk membuat perubahan ini, namun dengan keyakinan diri serta dukungan lingkungan, saya yakin secara bertahap proses penumbuhan budaya positif akan semakin baik.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda